Sajak

Tangis Pelajar

  • Selasa, 20 Juli 2021 | 19:04 WIB
foto

- citrabandungnews.com/istimewa.

Karya Lia rahayu, S.Pd

BUKAN begini negeriku dulu
Tak ada senapan mengeluarkan peluru
Tak ada darah yang bercucuran
Tak ada suara bom yang menggelegar
Yang ada hanya duka, pilu, yang mendalam

Berbulan-bulan Ibu Pertiwi menangis
Tua muda, kaya miskin, berdasi dan tak beralas kaki
Direnggut nyawanya, diambil kemerdekaannya
Dibatasi aktivitasnya, karena virus jahat itu

Kau renggut juga kemerdekaan belajar para anak sekolah
Ya, mereka memang sekolah
Belajar di rumah tanpa ibu dan bapak guru

Ya, mereka memang sekolah
Menerima ilmu dan wawasan melalui udara

Tapi… bukan seperti itu pendidikan yang mereka impikan

Merdeka itu….. saat mereka bisa berangkat ke sekolah

Bertegur sapa dengan teman sejawat

Mencium tangan ibu dan bapak guru

Bersaing meraih prestasi terbaik dalam kelas

Lekas sehat wahai negeriku, bangkitlah pendidikan Indonesia! **

---------------
- Penulis pengajar di SDIT Assamadani, Sumedang, Jawa Barat. Berdomisili di Perum Togaasri 2, Blok C 6, RT 04/RW 03, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kab. Sumedang, WA: 087814178537.

Bagikan melalui
Berita Lainnya