Akibat Hujan Terus-Menerus

Empat Wilayah di Kab. Tasikmalaya Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

  • Selasa, 14 September 2021 | 14:55 WIB
foto

Warga terpaksa mengangkut motor saat ruas jalan raya tergenang air (foto atas). Genangan air terlihat merendam sebagian pemukiman (foto bawah)./r/om/ist/net

CitraBandungNews.com. - Empat wilayah di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat di bagian Timur terendam banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas sedang secara terus- menerus pada Senin(13/9/21) kemarin.

Bukan hanya, sejumlah titik bahkan terkena tanah longsor. Keempat lokasi tersebut, yakni Desa Ciawi dan Desa Cikupa di Kecamatan Karangnunggal. Kemudian Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah, serta Dusun Cisegel Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong.

Akibat tanah longsor tersebut akses jalan dan mobilitas masyarakat terhenti karena tertutup material tanah merah yang menutupi ruas jalan.

Hal tersebut berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.

"Setidaknya tercatat 6 lokasi bencana dalam waktu bersamaan," kata Irawan, Plt. Sekretaris BPBD Kabupaten Tasikmalaya kepada awak media di lokasi kejadian, Senin (13/9/21).

Dijelaskannya, bencana tanah longsor  terjadi di dua titik berbeda, yaitu di Desa Bojongsari Kecamatan Culamega dan Desa Eureunpalay Kecamatan Cibalong.

"Akibat peristiwa ini, area perkebunan dan persawahan milik warga, tertimbun. Bahkan akses jalan pun terputus," jelasnya

Ditambahkannya, pihak BPBD mengerahkan perahu karet di lokasi banjir guna mengevakuasi warga yang terjebak.

"Untuk saat ini kita belum bisa merinci jumlah korban yang terdampak dari bencana tersebut," imbuhnya.

Namun yang pasti, jelasnya lagi, pihaknya telah mengerahkan personel dan perahu karet ke wilayah tersebut guna melakukan evakuasi korban.

Sementara itu, Asep M. Dahliana, Camat Karangnunggal, menuturkan, dari hasil pendataan setidaknya 200 rumah tergenang air.

"Terutama di Desa Ciawi dan Desa Cikupa," ungkapnya.

Penyebab utamanya, kata Asep Dahlian, curah hujan yang mengguyur terus-menerus serta akibat pendangkalan Sungai Cilanglay.

"Jadi banjir ini akibat luapan sungai Cilanglay," tandasnya.

Disebutkan, banjir merendam jalan Desa Cidadap setinggi 20 centimeter juga memutus akses mobilitas warga.

Di sisi lain, kata Camat, banjir terjadi sejak Minggu (12/9/21) pukul 21.00 WIB dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke  BPBD. (r/om) **

Bagikan melalui
Berita Lainnya
41 Narapidana di Lapas Tangerang Banten Tewas Terbakar
Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Bandung
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Banten
Gedung Kementerian PUPR di Jatihandap Bandung Terbakar Hebat
Rumah Usman di Kiaracaondong Hangus Terbakar