TAUSIAH

Pesan Rasulullah Saw bagi Umatnya Sesaat Sebelum Beliau Wafat

foto

Ilustrasi./via sindonews/ist.

CBN.com - Rasulullah saw. memberi wasiat penting yang berkali-kali diucapkan beliau saat detik-detik kewafatannya.

Semua manusia akan mengalami sakaratul maut jelang kematiannya, tidak terkecuali Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Menjelang detik-detik wafat beliau menyampaikan pesan kepada umatnya.

Untuk diketahui, sakaratul maut adalah peristiwa berpisahnya ruh dari tubuh (jasad). Peristiwa ini sangat menyakitkan sebagaimana disabdakan Rasulullah saw:

"Sakitnya sakaratul maut itu seperti tiga ratus kali sakitnya tusukan pedang". (HR at-Tirmidzi, Ibnu Abu Dunya)

Ada dua pesan Baginda Nabi menjelang wafatnya. Wasiat ini menjadi ucapan terakhir Rasulullah saw. ketika Malaikat Maut datang menghampiri beliau. Simak pesan beliau berikut sebagaimana disampaikan oleh Habib Quraisy Baharun dalam kajiannya.

Sayyidina Ali karamallahu wajhah berkata:

"Ucapan terakhir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah "(Kerjakanlah) salat, (kerjakanlah) salat. Dan takutlah kalian kepada Allah atas hak-hak hamba sahaya kalian." (HR Ahmad No 585, Abu Daud No 5156, dan Ibnu Majah No 2698)

Anas bin Malik berkata:

:

"Wasiat umum Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelang wafat, ketika beliau Sakaratul Maut yaitu, ' Jagalah salat serta peliharalah (perhatikan) hamba sahaya kalian." (HR Ibnu Majah No 2697)


Ummu Salamah radhiyallahu 'ahuman mengatakan, "Sesungguhnya wasiat terakhir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelang wafat adalah, 'Jagalah salat serta perhatikanlah hamba sahaya kalian.' Beliau terus-menerus mengulang perkataan itu dan lisan beliau tidak berhenti." (HR Ahmad dan An-Nasai No 7060)

Hal ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan salat dalam Islam dan betapa besarnya perhatian Rasulullah terhadap salat.

Allah berfirman:

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa." (QS Thaha: 132)

Oleh karena itu, wajib bagi setiap orang tua memerintahkan anak-anak mereka dan mengawasinya dalam perkara salat ini. Karena salat adalah rukun terpenting setelah dua kalimat sahadat.

Perhatikan kalam salafunas shalih rahimahullah kepada orang tua terkait perkara sholat ini.

"Barangsiapa melalaikan pendidikan anak, tidak mengajarkan mereka hal-hal yang bermanfaat baginya serta dia membiarkan anaknya begitu saja, maka sungguh dia telah berlaku sangat buruk pada anaknya. Dan kerusakan pada anak terjadi karena sebab kelalain orang tua mereka dalam mengajarkan kepada mereka hal-hal yang wajib di dalam agama ini dan hal-hal yang sunnah. Mereka (para orang tua-pent) menyia-nyiakan anak-anak mereka tatkala mereka masih kecil hingga mereka tidak mampu memberi manfaat kepada diri mereka sendri, serta tidak akan pernah bisa memberi manfaat kepada orang tua mereka tatkala mereka dewasa."

Allah memuji dengan pujian yang sangat harum kepada Nabi Ismail 'alaihissalam. Allah berfirman:

"Dan ia menyuruh ahlinya untuk salat dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Rabbnya." (QS Maryam: 55)

Demikian wasiat Rasulullah saw. jelang wafatnya. Beliau menekankan ibadah salat dan memperhatikan orang-orang lemah. Inilah dua ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah. Semoga kita menjadi orang-orang yang istikamah mengamalkannya.
Aamiin. (fen/sumber: sindonews.com) **

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Mengenal Sahabat yang 'Ajudan' Nabi Saw
Kebahagiaan yang Sejati
Manfaat Qiyamullail bagi Kesehatan Tubuh (1)
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi
Landasan Ibadah Kurban