KABAR dari TANAH SUCI

327 Orang WNI, Jemaah Calon Haji Mulai Berdatangan di Mekah

foto

Tangkapan layar tayangan live Makkah TV, Sabtu 17 Juli 2021. Sejumlah jemaah melakukan Tawaf mengelilingi Kakbah di Masjidilharam./makkah tv/via suaramerdeka.com/ist.

CBN.com.- Prosesi ibadah haji di masa pandemi Covi-19 tahun 2021 mulai dilaksanakan.

Jemaah mulai berdatangan ke Kota Mekah, Sabtu 17 Juli 2021. Dengan mengenakan pakaian Ihram, sebagaimana tayangan liveMakkah TV, mereka melaksanakan ibadah sebelum bertolak ke Arafah untuk melakukan wukuf, Senin 19 Juli 2021.

Tampak beberapa askar (aparat keamanan, red) berjaga-jaga memantau ibadah di Masjidilharam. Terlihat pula jemaah yang menggunakan kursi roda.

Para jemaah tersebut adalah warga Arab Saudi dan ekspatriat yang bermukim di Arab Saudi. Jumlahnya sebanyak 60.000 orang sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah Kerajaan Saudi.

Mereka sebelumnya diseleksi dari 558.000 pendaftar melalui sistem pemeriksaan online. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 327 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI). Mereka sudah cukup lama bermukim di Saudi.

‘’Saat ini sudah terdata 327 WNI yang menjadi jemaah haji tahun ini," ujar Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali melalui keterangan tertulis, Jumat 16 Juli 2021 yang dikutip suaramerdeka.com dari antaranews.com.

Jumlah tersebut dimungkinkan masih akan bertambah. Pasalnya, hingga kini pendataan masih dilakukan.

‘’Proses pendataan WNI yang berhaji tahun ini masih dilakukan. Data kita akan terus berkembang. Mungkin baru final saat wukuf di Arafah atau menginap di Mina. Jadi, masih memungkinkan untuk terus bertambah,’’ tandas Endang Jumali.

Sama seperti tahun lalu, tahun ini Kerajaan Saudi membatasi jumlah jemaah yang menunaikan rukun Islam kelima itu.

Kebijakan tersebut menyikapi pandemi Covid-19. Pemerintah Indonesia sebelumnya telah memutuskan membatalkan pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Keputusan itu diatur dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 yang ditetapkan pada 3 Juni 2021.

Ibadah haji hukumnya wajib bagi yang memenuhi syarat dan mampu. Kewajiban itu berlaku sekali seumur hidup.

Adapun rukun haji yang harus dilakukan saat menunaikan haji adalah;

Ihram adalah niat haji yang dilakukan di miqat. Sebelum melakukan haji diwajibkan membaca niat terlebih dahulu. Setelah itu mandi wajib, salat sunah dua rakaat dan kemudian mengenakan pakaian ihram.

Adapun pakaian ihram yang digunakan yaitu untuk laki-laki berupa dua helai kain ihram. Satu kain disarungkan dan satunya lagi diselendangkan. Sedangkan untuk perempuan harus memakai pakaian yang menutup seluruh tubuh, kecuali muka dan kedua tangan (pergelangan tangan sampai ujung jari).

2. Wukuf di Arafah

Wukuf artinya berhenti atau berdiam diri, sedangkan Arafah adalah nama sebuah gunung yang ada di Mekah.

Jadi wukuf di Arafah adalah berhenti atau berdiam diri di padang Arafah. Adapun waktu pelaksanaannya di mulai dari zuhur sekitar pukul 12 siang tanggal 9 sampai subuh tanggal 10 Zulhijjah.

3. Tawaf Ifadah

Tawaf Ifadah adalah mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali dengan posisi Kakbah berada di sebelah kiri yang dimulai dari Hajar Aswad sampai berakhir di Hajar Aswad lagi. Tawaf dilakukan setelah melempar jumrah aqabah pada 10 Zulhijjah.

4. Sai

Sai adalah berjalan atau berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah yang dilakukan sebanyak tujuh kali setelah tawaf.

5. Tahallul (Mencukur)

Tahallul adalah mencukur atau menggunting rambut kepala setelah melaksanakan sai. Bagi laki-laki disunnahkan untuk mencukur habis rambutnya, sedangkan bagi wanita cukup menggunting ujung rambut sepanjang jari.

6. Tertib 

Tertib artinya mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan, tidak boleh acak dan ada yang tertinggal.

(fen) **

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi
Hidup Sehat dengan Pengamalan Kandungan Al Quran dan Sunah Rasulullah
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi