Skyscraper
Skyscraper

Beberapa Keistimewaan Bulan Suci Ramadan

foto

Ibadah puasa di bulan Ramadan sangat istimewa karena Allah Taala telah menjadikan ibadah puasa khusus hanya untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Foto ilustrasi/ist

CBN.com.- Seperti diketahui ibadah puasa apalagi di bulan Ramadan merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, dilipatgandakan kebaikan, dan pengangkatan derajat.

Kenapa ibadah puasa Ramadan sangat penting? Karena Allah Taala telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Sebagaimana Firman Allah dalam hadis qudsi yang disampaikan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang-orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi”. (Hadis Muttafaq alaih)

Dan sabda Nabi-shallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Barangsiapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Hadis Muttafaq alaih).

Namun, untuk memperoleh ampunan dengan puasa Ramadan ini memiliki syarat-syaratnya. Dikutip dari Kitab 'Risalah Ramadhan', Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-Jarullah menyebutkan, ada dua syarat utama agar bisa memperoleh ampunan dengan puasa Ramadan, yakni: pertama, mengimani dengan benar akan kewajiban ini, serta mengharap pahala karenanya di sisi Allah Taala.

Selain sebagai bulan ibadah puasa, Ramadan juga memiliki keistimewaan lainnya, seperti berikut ini:

1. Pada bulan Ramadan diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi umat manusia dan berisi keterangan-keterangan tentang petunjuk dan pembeda antara yang hak dan yang batil.

2. Pada bulan ini disunakan salat tarawih, yakni salat malamuntuk mengikuti jejak Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam– para sahabat dan Khulafaur Rasyidin. Sabda Nabi-shallallahu ‘alaihi wa sallam-

“Barangsiapa mendirikan salat malam Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Hadis Muttafaq alaih)

3. Pada bulan ini terdapat Lailatulqadar (malam mulia), yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, doa dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. Sabda Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam- :

“Barangsiapa mendirikan salat pada Lailatulqadar karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Hadis Muttafaq alaih)

Malam Lailatulqadar ini terdapat pada sepuluh malam terakhir, dan diharapkan pada malam-malam ganjil lebih kuat daripada di malam-malam lainnya. Karena itu, seorang muslim yang senantiasa mengharap rahmat Allah dan takut dari siksa-Nya, memanfaatkan kesempatan pada waktu itu dengan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari kesepuluh malam tersebut dengan sholat, membaca Alquran, zikir, doa, istigfar dan taubat yang sebenar-benarnya. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni, merahmati, dan mengabulkan doa kita.

4. Pada bulan ini terjadi peristiwa besar yaitu perang Badar yang pada keesokan harinya Allah membedakan antara yang hak dan yang batil sehingga menanglah Islam dan kaum muslim serta hancurlah syirik dan kaum musyriknya.

5. Pada bulan suci ini terjadi pembebasan Kota Mekah al-Mukarramah, dan Allah memenangkan Rasul-Nya sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong dan Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam-menghancurkan syirik dan paganisme (keberhalaan) yang terdapat di kota Mekah, dan Mekah pun menjadi Negeri Islam.

6. Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat.

Betapa banyak berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadan. (fen/sumber: sindonews) **

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pandan
Yuk Ah Mulai Ramadan ini Kita Ubah!
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pandan
Cerita Warga Leuwiliang Bogor Puasa Ramadan hingga Jam Sembilan Malam
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pandan