Skyscraper
Skyscraper

TITIAN RAMADAN

Yuk Ah Mulai Ramadan ini Kita Ubah!

foto

Ilustrasi./dok/net.

JADI, semestinya di negeri yang mayoritas muslim ini tak perlu terjadi apa yang disebut para pengamat sebagai "malapetaka multikrisis" berkepanjangan. Karena, para pemimpinnya lebih "doyan" berpolitik demi kepentingan sendiri atau golongan ketimbang memperhatikan nasib rakyatnya.

Tak perlu pula terjadi krisis moral hingga bermunculan oknum-oknum perampok duit rakyat sehingga konon Indonesia tercatat sebagai negara paling korup nomor 5 dunia, jika nilai-nilai Islam khususnya yang diajarkan dari ibadah saum diterapkan sebagaimana mestinya sehingga setiap orang berderajat takwa.

Kenyataannya iman dan takwa kerap kita jadikan sebatas slogan sehingga meskipun setiap tahun tamu Ramadan datang, seolah dianggap "anjing menggonggong kafilah berlalu" alias Ramadan cuma tampak semarak tanpa mampu menanamkan nilai ketakwaan.

Yuk ah mulai Ramadan ini kita ubah paradigma bulan Puasa sekadar numpang makan enak karena seharian menahan lapar.

Intinya, puasa lahir dengan menahan lapar, haus, dan syahwat biologis, dilengkapi atau disempurnakan dengan puasa batin alias mengekang hawa nafsu negatif, apalagi seiring merebaknya budaya global, ajakan maksiat pun seolah diobral.

Sang setan semakin gencar menyemburatkan segala kemaksiatan, entah itu mabuk, zina, pembunuhan, dan lainnya, tak terkecuali di bulan Suci dan musim pandemi. Na'udzubillahimindzalik! ***

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Mewaspadai Peringatan Allah Berupa Kesenangan
Jadilah Pemuda yang Kelak di Hari Kiamat akan Dinaungi Allah
Hidup dengan Tuntunan Kanaah
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi
Jadwal Salat (Bandung) dan Renungan Pagi